Dukun Cilik

Sore ini matahari terus saja menyemburkan hawa panas yang terbilang sangat eehggg, mau jalan kayaknya ga pas deh. Main komputer dari jam 1 sampai jam 6 sore terasa cukup untuk menangguhkan rasa kantuk. yah itung-itung ga bosen kepanasan. Sambil liat berita di tivi, saya sempat kaget dan tersentak, maklum saya baru sore ini mendengar berita bahwa di Jombang sana ada dukun sakti yang mampu mengobati berbagai penyakit dengan hanya sebuah batu ajaib, konon batu itu ia dapatkan ketika sedang bermain dengan teman-temannya dan hujan turun dengan lebat.

Muhammad Ponari (10 tahun) menjadi superstar bagi orang sakit yang ingin mendapatkan kesembuhan singkat, praktek ponari memang tergolong sangat sederhana dan sangat murah. Pasien hanya menyiapkan air putih atau air mineral sebagai perantara penyembuhan, ia hanya mencelupkan batu “petir” itu kedalam air tersebut, dan selesai,,percaya ga..?? percaya ga percaya, ribuan orang setiap harinya selama hampir satu bulan berbondong-bondong mendatangi rumah ponari, hal ini dikarenakan oleh cerita-cerita pasien yang telah  mengalami kesembuhan dengan pengobatan ala ponari cilik. Sampai hari ini (senin 9/2/09) sedikitnya 3 orang menjadi korban praktek dukun cilik ini. Sebab kematian korban bukan dikarenakan kesaktian ataupun tumbal dukun cilik ini, akan tetapi karena terinjak-injak dan kehabisan oksigen ketika masyarakat berdesak-desakan menuju rumah Ponari.

Saya sangat prihatin terhadap potret kehidupan masyarakat kita, mereka rela berdesak-desakkan, rela datang dari jauh bahkan tersiar sampai ke Negeri Jiran hanya untuk mendapatkan pengobatan murah praktis dan menurut meraka sangat ampuh. Saya juga prihatin dengan Muhammad Ponari, masa-masa bermain dan belajarnya tentu saja terganggu oleh praktek yang dibukanya.

Mudah-mudahan bagi seluruh masyarakat yang berobat tidak medewakan kehebatan dukun cilik tersebut sehingga mereka tidak menjadi orang-orang yang sirik.

Saya juga menganjurkan bagi para kuroptor dan pejabat-pejabat “nakal” agar berobat ke dukun cilik tersebut sehingga mereka tidak sakit jiwa lagi… :lol:

10 Tanggapan

  1. Budi dimana tulisan dukunnya kada kalihatan wadahku, kawalah batkun kaya apa supaya tulisan artikel dapat disingkat. AMpunku panjang-panjang kada ringkas jadi asa kepanjangan tulisannya jadinya

    • Sorry pa…tadi sore pas mau posting tulisan ini, ga taunya lagi pemadaman listrik, jdnya tingga judul doang… :mrgreen:

      masalah artikel yang kepanjangan, bisa kita edit ko pa, pilih aja paragraf mana yang mau dipotong, letakkan cursur di salah satu paragraf atau kata, lalu kita klik icon reed more…

  2. Saya nonto juga tu di TV … hebat tenan

  3. Amiin… Aku gin maanjurkan supaya buhan koruptor baobat lawan tu dukun… supaya pikirannya sehat. Jangan handak bapirkan duit rakyat ha… Iya kalo kawan????
    Minggu depan kita KOPDAR pulang lah… Tapi Batiga ja pesertanya… Tempatnya diwadah Batman… Okey…Akur ja kalo??? :twisted:

  4. Umaaaa,…telat nah koment byk dh sx y..kd jd gen…

  5. terima kasih budi, kaina ku cobai kasian mun kepanjangan apalagi mambuka lewat hp bisa lakas pulsa …

  6. kalo Alloh SWT mo kasih rejeki kepada hambanya… itu memang tidak terduga…. subhanalloh….

    tapi.. inget !!! jangan musyrik….

    http://dhawi1986.wordpress.com

  7. Dukun cilik bikin heboh ya

  8. Ketika pelayanan kesehatan buruk dan tak kunjung menyembuhkan luka yang dalam, hanya mendung yang menemani pilu dan getir ini, aku hanya bisa parah bersujud di langit-langit pengharapan.

    Hari-hari aku lewati terasa bagai malam tak berkesudahan tanpa adanya suatu kesembuhan. Sementara, mahalnya biaya kesehatan semakin menekan dan menghimpit kehidupanku. Aku hanya bisa terbaring lemas di bawah bayang di tengah terik matahari.

    Berhari-hari, hingga berminggu-minggu aku menderita sakit, berbagai obat kugunakan, namun tiada satupun yang membawa kesembuhan. Aku meraung-raung kesakitan. Hingga akhirnya dewata mengilhamkan kepadaku, Ku dengar sayup-sayup suara-Nya bahwa hanya batu bertuahlah yang sanggup mengobati lukaku.

    Karena di dorong oleh rasa ingin mendapatkan kesembuhan, walaupun di luar akal sehat, bergegas aku mematuhi, menuju tempat itu…………………

    ………………………..

    ………………………..

    Itulah kisah malang hidupku, bermunajat mendapat kesembuhan di tengah buruknya pelayanan kesehatan dan mahalnya ongkos pengobatan.

    sumber:http://www.asyiknyaduniakita.blogspot.com/

  9. geleng-geleng pala waktu liat orang2 ngambil aer ato tanah di sekitar rumah dukun itu..
    ada yang di comberan, aliran aer dari kamar mandi, de el el…

    ffiiuuhhh…
    endonesa endonesa…

Tinggalkan Balasan