Ujian Nasional (UN) siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) Senin ini berlangsung serempak. Tapi tidak seperti pelaksanaan UN di SLTP dan SLTA, pengawasan ujian tidak dilakukan secara khusus.
“Pemantauan atas jalannya UN ini diserahkan kepada sekolah masing-masing tanpa ada tim pemantau khusus seperti UN untuk SMU,” ujar Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan Djamari Mardapi, Senin (12/5).
Demikian juga dengan kelulusan siswa, penilaian akan diserahkan kepada sekolah masing-masing tanpa ada standarisasi dari pemerintah pusat.
Tujuan pelaksanaan UN ini sendiri, menurut Mardapi, bertujuan untuk memetakan kemampuan siswa di seluruh Indonesia.
“Hasil UN akan dikirim ke Kabupaten/Kota untuk di Scaning atau proses pemindaian lalu dikirim ke Provinsi untuk discore. Kita akan membandingkan kemampuan setiap sekolah di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, bagi siswa yang tidak bida mengikuti UN karena sakit dianjurkan untuk mengikuti ujian susulan yang dijadwalkan seminggu sesudah pelaksanaan UN.
Dikutip disini
DIarsipkan di bawah: tulisan | yang berkaitan: UN SD tidak ada pengawas






.





